Grup band Slank Bergerak Cepat Bantu Korban Bencana Lewat Aksi Galang Dana

Senin, 19 Januari 2026 | 13:49:17 WIB
Grup band Slank Bergerak Cepat Bantu Korban Bencana Lewat Aksi Galang Dana

JAKARTA - Grup band Slank memanfaatkan konser di Bali sebagai ajang amal untuk korban bencana. 

Kegiatan ini digelar pada pertengahan Desember 2025 dengan konsep "Slank x HS: Berani Kita Beda". Dana hasil konser ditujukan untuk membantu warga terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatera.

Sumbangan yang terkumpul mencapai Rp500 juta, berasal dari keuntungan tiket dan lelang barang pribadi anggota band. Vespa milik Kaka dan bas Ivanka laku dijual masing-masing Rp110 juta dan Rp50 juta. Dana ini disalurkan melalui distributor di Sumatera agar tepat sasaran.

Dengan adanya sumbangan, Slank berharap dapat meringankan beban korban bencana. Konser ini menunjukkan bahwa musik bisa menjadi media solidaritas. Aksi sosial ini juga mempererat hubungan band dengan penggemar dan masyarakat luas.

Penyerahan Dana kepada Korban

Dana sumbangan resmi diserahkan di konser lanjutan di Bandar Lampung. Pemimpin HS sekaligus CEO Surya Group menyerahkan langsung kepada distributor untuk diteruskan ke warga terdampak. Penyerahan dilakukan secara simbolis agar publik mengetahui transparansi bantuan.

Bimo Setiawan Almachzumi, penabuh drum Slank, menyampaikan harapan agar bantuan bermanfaat bagi korban. Target distribusi mencakup Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dengan begitu, dampak sosial dari konser bisa menjangkau wilayah yang paling membutuhkan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian musisi terhadap bencana alam. Melalui aksi ini, band menekankan pentingnya solidaritas dan tanggung jawab sosial. Masyarakat juga bisa mencontoh langkah positif ini dalam membantu sesama.

Semangat di Tengah Hujan

Meski hujan deras turun saat konser, penampilan Slank tetap berlangsung meriah. Vokalis Kaka bahkan naik ke panggung menggunakan Vespa, menambah antusiasme penonton. Energi penonton tidak surut meski kondisi cuaca kurang mendukung.

Konser yang berlangsung di PKOR Way Halim itu dihadiri puluhan ribu orang. Suasana tetap hangat dan penuh semangat solidaritas. Penonton menyambut setiap lagu dengan sorak sorai dan tepuk tangan panjang.

Band menunjukkan profesionalisme sekaligus kepedulian sosial dalam satu panggung. Hujan tidak mengurangi komitmen mereka terhadap aksi amal. Malam itu menjadi pengalaman berkesan bagi penonton maupun musisi.

Repertoar Lagu dan Hiburan

Slank membawakan lagu-lagu populer yang membangkitkan nostalgia penggemar. Lagu-lagu seperti "I Miss U But I Hate You", "Mawar Merah", dan "Terlalu Manis" dinyanyikan dengan penuh energi. Lagu-lagu ini membuat penonton ikut bernyanyi dan merasakan kedekatan dengan band.

Selain itu, Slank juga menampilkan lagu-lagu kritik sosial seperti "Seperti Para Koruptor" dan "Anak Mami". Repertoar ini menunjukkan band tetap konsisten menyuarakan pesan positif dan hiburan berkualitas. Penonton menikmati kombinasi lagu cinta, kritik sosial, dan nostalgia secara bergantian.

Konser ini juga menghadirkan penampil pembuka seperti Shaggydog, Andika Kangen Band, Mahalara, Bang Taun, dan Threesixty. Kehadiran musisi pendukung menambah variasi hiburan dan energi panggung. Dengan demikian, konser berjalan seru sekaligus memiliki misi sosial yang jelas.

Dampak Sosial dan Solidaritas

Aksi Slank menunjukkan bahwa musik dapat menjadi sarana perubahan sosial. Dana yang terkumpul membantu korban bencana secara langsung. Selain itu, kegiatan ini menginspirasi penggemar untuk turut peduli terhadap sesama.

Keberhasilan konser amal ini juga memperkuat citra positif band di mata masyarakat. Mereka tidak hanya hiburan, tetapi juga agen kebaikan sosial. Solidaritas dan kepedulian ini membuktikan peran musisi dalam mendukung kemanusiaan.

Dengan partisipasi penggemar dan kerjasama dengan pihak lain, dampak sosial konser maksimal. Bantuan diterima tepat sasaran, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk peduli bencana. Slank berhasil menggabungkan musik, hiburan, dan kepedulian dalam satu panggung.

Terkini