Transaksi Digital BSI BYOND Melonjak Signifikan Selama Ramadhan Tahun Ini

Selasa, 03 Maret 2026 | 10:27:39 WIB
Transaksi Digital BSI BYOND Melonjak Signifikan Selama Ramadhan Tahun Ini

JAKARTA - Peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah membawa perubahan signifikan pada pola transaksi keuangan. 

Masyarakat kini semakin mengandalkan layanan digital untuk memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari pembayaran hingga berbagi kepada sesama. Dalam situasi tersebut, Bank Syariah Indonesia atau BSI mendorong nasabah untuk mengedepankan transaksi digital atau digital first.

PT Bank Syariah Indonesia Tbk memperkuat seluruh layanan e-channel guna mengantisipasi lonjakan transaksi menjelang dan selama hari raya. 

Fokus utama diarahkan pada superapps BYOND by BSI sebagai salah satu kanal transaksi andalan masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perseroan dalam memastikan kelancaran layanan selama periode puncak aktivitas keuangan.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna menyampaikan bahwa selama Ramadan dan Idul Fitri terjadi kenaikan signifikan pada transaksi digital. Rata-rata peningkatan transaksi melalui e-channel BSI tercatat naik sekitar 24% secara bulanan. Angka tersebut menunjukkan pergeseran preferensi nasabah yang semakin mengutamakan kanal elektronik dibandingkan transaksi konvensional.

Lonjakan Transaksi dan Strategi Penguatan Sistem

Menurut Anton, tren transaksi memperlihatkan pertumbuhan signifikan terutama pada layanan pembayaran, pembelian, transfer, serta ZISWAF. Aktivitas tersebut meningkat tajam menjelang dan selama Lebaran seiring kebutuhan masyarakat yang kian beragam. Momentum hari raya menjadi pendorong utama melonjaknya volume transaksi digital.

“Momentum Lebaran selalu mendorong lonjakan transaksi di kanal digital. Karena itu, kami meningkatkan kapasitas sistem teknologi informasi, melakukan monitoring transaksi secara real time, dan memastikan seluruh e-channel beroperasi optimal agar nasabah dapat bertransaksi secara cepat, aman, dan nyaman,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan komitmen BSI dalam menjaga kualitas layanan di tengah tingginya trafik transaksi. Penguatan infrastruktur teknologi menjadi kunci agar sistem tetap stabil selama periode sibuk. Monitoring secara real time juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan operasional.

BSI memastikan seluruh kanal elektronik berfungsi maksimal agar pengalaman nasabah tetap terjaga. Optimalisasi sistem dilakukan secara menyeluruh, termasuk peningkatan kapasitas server dan pengawasan keamanan digital. Upaya ini diharapkan mampu memberikan rasa aman serta kenyamanan dalam setiap transaksi.

Optimalisasi Fitur Superapps BYOND by BSI

BSI mengandalkan superapps BYOND by BSI sebagai pusat layanan digital terintegrasi. Aplikasi ini menghadirkan berbagai fitur khas perbankan syariah yang memudahkan kebutuhan finansial masyarakat. Mulai dari tarik tunai tanpa kartu hingga layanan transaksi ZISWAF tersedia dalam satu platform.

Selain itu, tersedia kalkulator zakat, informasi masjid terdekat, serta penunjuk arah kiblat untuk mendukung kebutuhan ibadah. Fitur Bank Emas juga dihadirkan untuk pembelian emas dan transfer saldo emas atau gramase secara real time. Seluruh layanan tersebut dirancang agar nasabah dapat mengakses kebutuhan finansial dan spiritual secara praktis.

Tidak hanya melalui aplikasi, BSI turut memperkuat ekosistem digital lainnya. Layanan BSI QRIS, EDC merchant, BEWIZE, remitansi, serta BSI Call Center 14040 menjadi bagian dari sistem terpadu. Integrasi berbagai kanal ini memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat luas.

Nasabah dapat berbagi kepada keluarga atau berbelanja kebutuhan hari raya secara digital. Cara ini membantu mengurangi penggunaan uang tunai sekaligus meningkatkan efisiensi transaksi. Digitalisasi juga mempercepat proses pembayaran tanpa perlu antre panjang.

Integrasi Jaringan Digital dan Fisik

Untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok, BSI mengintegrasikan layanan digital dengan jaringan fisik. Lebih dari 126 ribu BSI Agen di seluruh Indonesia mendukung layanan setor dan tarik tunai, transfer, pembayaran, serta pembelian kebutuhan harian. Sinergi ini memastikan akses layanan tetap merata di berbagai wilayah.

Sebagai penopang layanan digital, BSI menyiapkan kecukupan likuiditas sekitar Rp 45 triliun. Dana tersebut diproyeksikan untuk mengantisipasi kebutuhan uang tunai masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri. Puncak transaksi diperkirakan terjadi pada H-7 Idul Fitri.

Distribusi dana dilakukan melalui lebih dari 6.000 ATM dan CRM serta 1.049 outlet kantor cabang di seluruh Indonesia. Kesiapan infrastruktur ini menjadi bagian dari langkah antisipatif menghadapi lonjakan permintaan. Dengan dukungan tersebut, BSI berupaya menjaga stabilitas layanan keuangan selama periode sibuk.

Selain itu, BSI turut berpartisipasi dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia hingga 15 Maret 2026.

Perseroan menyediakan layanan penukaran uang di 178 titik serta layanan terpadu di 41 titik ruang publik. Partisipasi ini memperkuat peran BSI dalam mendukung kelancaran transaksi masyarakat.

Imbauan Keamanan dan Komitmen Layanan Stabil

Di tengah meningkatnya aktivitas digital, BSI mengingatkan nasabah untuk waspada terhadap potensi penipuan. Nasabah diimbau hanya mengakses informasi melalui kanal resmi perusahaan. Kanal tersebut mencakup website resmi, media sosial resmi BSI, serta layanan WhatsApp resmi BSI 081584114040.

Edukasi juga dilakukan melalui www.bankbsi.co.id maupun official media sosial BSI Call 14040. Media sosial resmi meliputi Facebook Bank Syariah Indonesia, Instagram @banksyariahindonesia, Twitter @bankbsi_id dan @bsihelp, serta Youtube Bank Syariah Indonesia. Langkah ini bertujuan menjaga keamanan transaksi dan melindungi data nasabah.

Dengan strategi digital-first yang terintegrasi bersama jaringan fisik, BSI menargetkan layanan tetap stabil selama Lebaran. Perseroan berkomitmen memastikan transaksi berlangsung cepat dan aman di tengah peningkatan aktivitas masyarakat. 

Seiring meningkatnya adopsi layanan keuangan digital, BSI optimistis mampu memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat secara optimal.

Terkini